in , , , ,

Viral, Wanita Menjadi Imam Sholat Pria

Soreini.com, Sebuah desa Wandoor Cherukod, negara bagian Karala, India Selatan, seorang wanita bernama Jamida Beevi menjadi viral. Hal ini karena di desa tersebut ia sering menjadi imam sholat dengan jamaah laki-laki baligh.

Atas dasar keadilan gender Beevi mengajarkan pemahamanya tersebut, “Saya meyakini Alquran dan Alquran mengajarkan kesetaraan gender. Semua diskriminasi terhadap wanita adalah hasil buatan manusia,” ujarnya seperti dikutip the Guardian, Selasa (30/1).

Menurut pemahaman Islam pada umumnya, seorang imam dalam shalat adalah laki-laki. Dilansir soreini.com dari Ummi-online Menurut ijma ulama, tidak pernah seorang wanita di zaman itu menjadi imam shalat jamaah dimana makmumnya laki-laki. Wanita boleh menjadi imam shalat berjamaah yang makmumnya hanya wanita seperti yang dilakukan Aisyah dan Ummu Salamah (KitabTuhfah Al-Ahwazi) atau laki-laki yang belum baligh.(http://www.ummi-online.com/bolehkah-wanita-menjadi-imam-shalat.html)

Namun Beevi mengklaim Alquran tidak berisi perintah yang mengatakan bahwa hanya orang laki-laki yang bisa memimpin sholat.

Beevi adalah anggota dari sekte kecil. Dia hanya percaya pada Alquran, tidak percaya pada hadis. “Alquran mengatakan bahwa semua manusia setara dan siapa pun bisa memimpin shalat. Alquran adalah dasar Islam, bukan hadis, yang diciptakan oleh manusia setelah kematian nabi,” klaimnya.

Dia memimpin shalat tidak di masjid, melainkan di kantor Alquran Sunah Society yang juga merupakan lokasi dia bekerja. Tindakannya telah memicu reaksi, menurut informasi media lokal melaporkan ada pihak yang mengancam untuk membunuhnya. “Ini adalah ekstremis yang tidak dapat mentoleransi reformasi apapun. Saya mendapatkan ancamaan melalui WhatsApp, di Youtube, di Facebook, tapi saya tidak takut,” katanya.

Abdul Rahman seorang sekretaris Jamaat-e-Islami Hind yang mengelola 500 masjid di Kerala,memiliki pendapat lain, menurutnya tindakan yang dilakukan Beevi adalah sebuah sekenario yang direncanakan untuk mendapatkan popularitassambil mengalihkan perhatian masalah komunitas Muslim.

Karena Menurut Rahman, pembagian tugas antara pria dan wanita bukanlah diskriminasi. Ini adalah pertanyaan tentang apa yang paling sesuai untuk pria dan apa yang paling sesuai untuk wanita.

Beevi mengatakan, dia berencana untuk terus memimpin sholat. “Jika saya memerlukan perlindungan polisi, saya akan melanjutkannya. Bagaimana India bisa berkembang jika kita tidak mengubah semua hal yang membuat wanita kembali?”

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda akan Tercengang.. Saat Melihat Manusia Tertinggi dan Terpendek di Dunia Bertemu di Piramida

Apa Yang Kamu Lalukan Jika Mengalami Hal-Hal Berikut, Momen Sial Terekam Kamera